Selasa, 15 Oktober 2019

Resume Skripsi

PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK OLEH SISWA 
DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI)
KELAS X IPS 1 SMA ISLAM HARUNIYAH PONTIANAK



SKRIPSI 

OLEH:


MAULIANA
NIM. 1131110065




JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI)
FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN (FTIK)
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) PONTIANAK
TAHUN 2017/1439 H



MOTTO

Artinya :
" Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu..."

(Q.S.Ali Imran : 159)


ABSTRAK 

Maulina, " Penerapan Pendekatan ilmiah untuk pelajar dalam pengajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dikelas X IPS 1 SMA Islam Haruniyah Pontianak pada Tahun Akademi 2017/2018". Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Pendidikan Agama Islam (PAI), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, 2017.
Penelitian ini didasarakan pada penerapan pendekatan ilmiah dalam Pengajaran PAI  yang diterapkan oleh guru  yang belum berjalan optimal, karena guru belum dapat merancang instruksi menggunakan 5 langkah pendekatan ilmiah, seperti yang terjadi dalam instruksi PAI untuk siswa kelas X IPS 1 SMA Islam Haruniyah Pontianak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang : 1) langkah-langkah dalam mengamati instruksi PAI untuk siswa kelas X IPS 1. 2) langkah-langkah dalam mengajukan pertanyaan dalam instruksi PAI untuk siswa kelas X IPS 1. 3) langkah-langkah dalam percobaan dalam instruksi PAI untuk siswa X IPS 1. 4) langkah-langkah dalam penalaran dalam instruksi PAI untuk kelas X IPS 1. 5) langkah-langkah berkomunikasi dalam instruksi PAI di kelas X IPS 1 SMA Islam Haruniyah Pontianak di Tahun Akademik 2017/2018. Penelitian ini menggunakan kualitatif pendekatan dengan tipe deskriptif. Sumber data penelitian ini terdiri dari sumber data primer dan sekunder, yaitu : 1) sumber primer adalah guru PAI dan siswa kelas X IPS 1 SMA Islam Haruniyah Pontianak, 2) sumber sekunder adalah dokumentasi observasi pada proses pembelajaran PAI di kelas X IPS 1 SMA Islam Haruniyah Pontianak. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah observasi dan dokumantasi perserta. Sedangkan teknik analisis datanya yang digunakan adalah reduksi data, tampilan data, dan penarikan simpulan atau verifikasi. Teknik untuk memeriksa validitas data adalah dengan memperpanjang observasi dan triangulasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) mengamati kegiatan didalam instruksi untuk siswa kelas  X IPS 1 : siswa mendengarkan informasi lisan yang dijelaskan oleh guru, dalam mengamati langkah-langkah, siswa harus membaca dan mendengar rekaman selama instruksi. 2) kegiatan pencarian informasi : siswa tidak mengajukan pertanyaan tentang hal-hal yang tidak di pahami, dan ajukan pertanyaan untuk mendapatkan informasi materi PAI yang di tugaskan guru. Siswa harus bertanya tentang informasi yang tidak di pahami dari apa yang di amati untuk mendapatkan informasi dari mana siswa  mengamati. 3) kegiatan percobaan : siswa membaca sumber lain di internet terkait dengan instruksi PAI, dan melakukan observasi pembelajaran PAI materi dibahas melalui wawancara dengan instruktur. 4) kegiatan penalaran : siswa memproses informasi yang di kumpulkan dari hasil kegiatan percobaan serta dari mengamati kegiatan. 5) kegiatan berkomunikasi : siswa hadir hasil pengamatan  instruksi PAI yang diberikan oleh guru, dan dari guru siswa kemudian menyimpulkan, dan mempresentasikannya secara lisan, atau dalam bentuk tulisan, dan menggunakan media lain .
Diterjemahkan oleh : Nurmy.Ar.M.Pd



DAFTAR ISI 


ABSTRAK
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI 
DAFTAR TABEL
DAFTAR TAMPILAN 
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Fokus Peneltian
C. Tujuan Penelitian 
D. Manfaat Penelitian
BAB II PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI)
A. Penelitian Terdahulu 
B. Pendekatan Saintifik
1. Pengertian Pendekatan Saintifik
2. Tujuan Pembelajaran dengan Pendekatan Saintifik 
3. Prinsip-Prinsip Pembelajaran dengan Pendekatan Saintifik 
4. Karakteristik Pembelajaran dengan Pendekatan Saintifik
5. Langkah-Langkah Pembelajaran dengan Pendekatan Saintifik
C. Pengertian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam 
1. Pengertian Pendidikan Agama Islam
2. Fungsi Pendidikan Agama Islam
3. Tujuan Pendidikan Agama Islam 
4. Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
BAB III METODE PENELITIAN
A. Pendekatan dan Jenis Penelitian 
B. Lokasi dan Waktu Penelitian
C. Sumber Data 
D. Teknik dan Alat Pengumpulan Data
E. Teknik Analisis Data
F. Pemeriksaan Keabsahan Data 
BAB IV PAPARAN DATA DAN PEMBAHASAN 
A. Gambaran Umum Lokasi Penelitian
B. Paparan Data 
C. Temuan Penelitian 
D. Pembahasan 
BAB V PENUTUP
A. Kesimpulan 
B. Saran
DAFTAR PUSTAKA 
LAMPIRAN-LAMPIRAN



KUTIPAN TEORI 


1. (Hamruni.2012 : 6) Pendekatan adalah konsep dasar yang mewadahi,menginsprirasi,menguatan,dan melatari pemikiran tentang bagaimana metode pembelajaran diterapkan didasarkan teori tertentu
2. Menurut Hosnan (2014:6) tujuan adanaya dari pembelajaran dengan menggunakan pendekatan saintifik didasarkan pada keunggulan dari pendekatan saintifik terbsebut.
3. Menurut Daryanto (2015:58) prinsip-prinsip pendekatan saintifik dalam kegiatan pembelajaran membentuk student selt concept
4. Menurut Permendikbud No. 81 A tahun 2013 lampiran IV sebagaimana di dalamnya bahwa, proses pembelajaraan dengan pendekatan saintifik terdiri atas lima pengalaman belajar pokok,yaitu mengamati,menanya,mencoba,menalar,/mengasosiasikan,dan mengkomuniskasikan
5. (Asis dan Ika, 2014 : 47) kegiatan menanya di lakukan sebagai salah satu proses membangun pengetahuan siswa daalm bentuk konsep,prinsip,prosedur,hukum,dan teori, hinnga metakognitif. Tujuannya agar siswa memiliki kemampuan berfikir tingkat tinggi (critical thingking skill). Secara krisis,logis,dan sistematis
6. Menurut Mulyasa (2006:138) Pendidikan Agama Islam PAI merupakan usaha sadar yang dilakukan pendidik dalam rangka mempersiapkan peserta didik untuk meyakini,memahami,dan mengamalkan ajaran islam melalui kegiatan bimbingan, pengajaran atau pelatihan yang telah di tentukan untuk mencapai tujuan yang telah di tetapkan.
7. (Madjid, 2012 :11) Ruang lingkup dari Pendidikan Agama Islam (PAI) itu sendiri mencakup mulai dari perwujudan kekerasan, keselarasan, keseimbangan, hubungan manusia dengan Allah SWT, diri sendiri, sesama manusia, makhluk lainnya maupun lingkungannya.
8. Menurut Jalaludin dan Usman Sa'id (1994:30) tujuan utama atau pokok dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) yaitu mendidik budi pekerti dan pendidikan jiwa.
9. (Suharsimi Arikunto, 2006:129) yang dimaksud sumber data dalam penelitian adalah subjek dari mana data di peroleh.
10. Menurut Burhan Bungin ( 2001 : 115)  Observasi sebagai kegiatan keseharian manusia dengan menguunakan panca indra mata sebagai alat bantu utamanya, disamping indra lainnya.




DAFTAR PUSTAKA 


1. Hamruni.2012.Strategi Pembelajaran.Yogyakarta: Insan Madani.
2. M. Hosnan. 2014. Pendekatan Saintifik Dalam Pembelajaran Abad 21. Bogor : Ghalia Indonesia.
3. Daryanto. 2015. Pendekatan Pembelajaran Saintifik Kurikulum 2013, Yoygakarta : PT. Gava Media.
4. Permendikbud No 81A Tahun 2013 lampiran IV. 
5. Asis Saefudin dan Ika Berdiati. 2014. Pembelajaran Efektif. Bandung : Remaja Rosdakarya
6. E. Mulyasa. 2006. Pendidikan Agama Islam di Sekolah. Bandung : Bumi Aksara.
7. Abdul Madjid. 2012. Belajar Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.
8. Jalaluddin dan Usman Sa'id. 1994. Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.
9. Suharsimi Arikunto. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta : Rineka Cipta.
10. Burhan Bungin. 2001. Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.












Rabu, 09 Oktober 2019

Observasi Prinsip dan Penggunaan EyD atau PUEBI




1.
Alamat/Tempat: Jl. Merdeka
Waktu  : 9 Oktober 2019
Analisis: Penggunaan kata "Waroeng" tersebut tidak baku, seharusnya diganti menjadi "Warung", dan kata "bosque" itu juga tidak baku seharusnya diganti menjadi "bosku". 
Sumber: EyD Oleh M.K. Abdullah, S.Pd.

2.
Alamat/Tempat: Jl. Jenderal Ahmad Yani
Waktu  : 6 Oktober 2019
Analisis: Penulisan kata "Disini" itu tidak benar. Karena, kata tersebut merupakan kata keterangan tempat. Jadi, yang benar itu "di sini".
Sumber: EyD Oleh M.K. Abdullah, S.Pd.

3.
Alamat/Tempat: Jl. Merdeka
Waktu  : 9 Oktober 2019
Analisis: Penulisan kata "Apotik" tersebut tidak baku, yang benar adalah "Apotek".
Sumber: EyD Oleh M.K. Abdullah, S.Pd.

4.
Alamat/Tempat: Jl. Tani Makmur
Waktu  : 9 Oktober 2019
Analisis: Penulisan kata "Bermacam-Macam" itu salah, karena kata "Macam" itu seharusnya tidak menggunakan huruf kapital pada kata awal kalimat tersebut.
Sumber: EyD Oleh M.K. Abdullah, S.Pd.

5.
Alamat/Tempat: Jl. Ampera
Waktu  : 9 Oktober 2019
Analisis: Penggunaan dan penulisan huruf kapitalnya belum tepat. Karena, huruf "e" tersebut menggunakan huruf kecil, sedangkan huruf lainnya menggunakan kapital. 
Sumber: EyD Oleh M.K. Abdullah, S.Pd.
6.
Alamat/Tempat: Jl. Sultan Abdulrahman
Waktu  : 6 Oktober 2019
Analisis: Penulisan kata "BU" tersebut tidak baku, yang benar penulisannya adalah "IBU".
Sumber: EyD Oleh M.K. Abdullah, S.Pd.

7.
Alamat/Tempat: Jl. Pangeran Natakusuma
Waktu  : 6 Oktober 2019
Analisis: Penggunaan kata "SELERE" tersebut tidak baku, seharusnya diganti menjadi "SELERA".
Sumber: EyD Oleh M.K. Abdullah, S.Pd.

8.
Alamat/Tempat: Jl. Ampera
Waktu  : 6 Oktober 2019
Analisis: Penggunaan kata "Adek" pada penulisan tersebut tidak baku, seharusnya diganti dengan kata "Adik".
Sumber: EyD Oleh M.K. Abdullah, S.Pd.

9.
Alamat/Tempat: Jl. Sultan Abdulrahman
Waktu  : 6 Oktober 2019
Analisis: Penggunaan penulisan tersebut sudah benar sehingga tidak ada perbaikan.
Sumber: EyD Oleh M.K. Abdullah, S.Pd.

10.
Alamat/Tempat: Jl. Pancasila
Waktu  : 6 Oktober 2019
Analisis: Penggunaan penulisan tersebut sudah benar sehingga tidak ada perbaikan. 
Sumber: EyD Oleh M.K. Abdullah, S.Pd.









Pengalaman Bahasa



Assalamualaikum wr.wb

Aku bingung mau cerita pengalaman bahasa yang gimana karena pengalaman aku masih sedikit. Dan aku mendengar nama-nama daerah yang jarang terdengar ditelingaku. Disitu aku juga mendengar beberapa bahasa yang aneh bagiku.
Nah, sekarang aku akan cerita sedikit. Waktu itu, temanku asal Pontianak mengajakku pergi nyantai. Dia bilang gini "ayoklaa nyantai di kafe" terus aku jawab "barangam". Dan dia bilang "barangam tu ape? " barangam tu "terserahlah", jawab aku.
Mungkin hanya ini yang bisa aku ceritakan, mohon maaf atas kekurangannya:)

Wassalamualaikum wr.wb